Black Soldier Fly BW.jpgBlack Soldier Fly.jpgMaggot BSF BW.jpgMaggot BSF.jpgSukses Budidaya Maggot BSF BW.jpgSukses Budidaya Maggot BSF.jpg

Black Soldier Fly (BSF) adalah nama yang "digandrungi" saat ini oleh banyak pihak khususnya para peternak tidak hanya di Indonesia tapi juga di banyak tempat di dunia. Black Soldier Fly / hermetia illucens (latin) / Lalat Tentara Hitam (indonesia) adalah satu jenis lalat dari sekian banyak yang tersebar di dunia yang memiliki banyak kelebihan dan manfaat bagi manusia. kata "fly" disini artinya adalah "lalat", jadi jangan kepleset dengan masih menyebut kata lalat BSF.

Black soldier Fly (BSF) dan Maggot BSF adalah dua istilah / nama dari satu "jenis" hewan yang sama yang mempunyai perbedaan bentuk dan nama karena memiliki fase metamorfosis dalam siklus hidupnya seperti kupu-kupu dan ulat. BSF sendiri melekat pada fase lalat nya, dan maggot tentu saja pada fase larva nya.

 

Black Soldier Fly (BSF)

Lalat Tentara HitamBlack Soldier Fly (BSF) bisa dibilang hal baru di Indonesia walaupun lalat ini sudah berkeliaran di sekitar kita. Black Soldier Fly (BSF)/Lalat Tentara Hitam dalam bahasa Indonesia dan Hermetia Illucens (latin) merupakan jenis lalat dari sekian banyak jenis lalat yang ternyata memberikan banyak sekali manfaat bagi manusia.

Dalam fase hidup nya (lalat) yang singkat hanya sekitar rata-rata 7 hari, BSF ini tidak makan dan hanya minum. Untuk itu BSF ini adalah jenis lalat yang bukan merupakan vector penyakit seperti lalat hijau/lalat sampah, yang hinggap dan makan pada tumpukan sampah lalu masuk ke rumah-rumah dan hinggap pada makanan kita. BSF adalah jenis lalat yang bersih dan bersahabat dengan manusia berdasarkan karakternya ini.

Seperti hewan lain pada umumnya, BSF berjenis kelamin jantan dan betina, dari seekor betina menurut penelitian (pihak lain) akan menghasilkan sejumlah telur setelah melakukan mating (kawin). Jumlah telur yang dihasilkan seekor betina berjumlah 500-900 buah telur yang akhirnya akan menetas dan menjadi larva.

BSF dapat kita budidayakan dalam sebuah kandang sehingga kebutuhan akan telur-telurnya dapat dihasilkan secara menerus (sustainable). Sinar matahari merupakan sarat mutlak dalam mendukung aktifitas BSF, oleh karenanya iklim tropis yang dimiliki oleh kita di Indonesia sangat mendukung dalam budidayanya ini.

 

Maggot BSF

maggot bsf sumber pakan alternatifMaggot BSF adalah fase yang dimulai sejak telur-telur dari bsf ini menetas. Larva / Maggot bsf ini seperti dijelaskan sebelumnya memberikan banyak manfaat bagi manusia. Selama hidupnya maggot ini memakan hal-hal yang bersifat organik, dan ini dapat dimanfaatkan untuk menekan limbah organik yang sudah lama ini menjadi masalah serius bagi kita termasuk pemerintah.

Kemampuan mereka dalam melahap makanan organik ini sangat fantastis, dari jumlah 10.000 larva dapat menghabiskan 1Kg makanan organik dalam 24 jam. Jika satu ekor betina dapat menghasilkan 500 telur (minimal dari jumlah hasil penelitian 500-900bh telur), makan hanya dibutuhkan 20 ekor betina yang bertelur untuk menghasilkan 10.000 larva untuk mereduksi 1Kg sampah organik setiap hari.

maggot bsf ini juga memiliki nutrisi yang baik, kandungan protein dan asam amino yang lengkap dimiliki oleh maggot bsf dan hal ini menjadikannya digunakan sebagai sumber pakan alternatife yang baik bagi sejumlah hewan ternak seperti jenis unggas dan ikan, serta sejumlah binatang peliharaan seperti iguana, burung berkicau, dsb.

Silahkan mengeksplore artikel-artikel yang ada di situs ini yang merupakan sejumlah hasil observasi kami, untuk memperkaya dan menjaga validitas materi, kami menyertakan beberapa hasil observasi pihak lain disertai pencantuman narasumbernya

(Mitra Peternak Indonesia l www.maggotBSF.com)